Home > Berita Utama > 7 Fakta Menarik tentang Profesi Penilai

7 Fakta Menarik tentang Profesi Penilai

Penilai sebuah profesi yang mempunyai sejuta peran dan tugas, dari yang turun langsung berpanas-panasan di lapangan sampai berhadapan harus langsung dengan direktur perusahaan multinasional untuk mempresentasikan hasil kerjaan kita.

Nah, bahi Anda yang sedang menjalani profesi ini pasti pernah mengalami setidaknya satu dari hal berikut ini, apa itu?

1. Keliling Indonesia
Profesi penilai identik dengan jalan-jalan (survei lapangan), seringnya mengunjungi wilayah yang berbeda setiap minggunya. Kadang hari Senin di Surabaya, Rabu di Jakarta, Kamis sudah terbang lagi ke Aceh. Malah banyak tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya seperti pulau pribadi di perbatasan Indonesia misalnya.

Ada yang punya cerita bagaimana mahalnya fotokopi di Papua, pengalaman mistis di Aceh atau keindahan pemandangan di Lombok ?

2. Kenal banyak orang
Sebagai orang yang terjun langsung untuk tugas lapangan, Anda yang menjalani profesi ini, pasti sering bertemu banyak orang baru setiap harinya. Mulai dari sopir sampai bos-bos pengusaha, dari ketemu pak kyai sampai kenal preman dan jagoannya tiap kota.

Networking itu adalah tanpa memandang status jabatan, tidak ada salahnya berteman dengan siapa saja kan.

3. Hafal hal unik tiap daerah
Selain keliling Indonesia, Anda yang sering di lapangan, pasti jadi hafal hal unik dan khas di tiap daerah. Baik dari icip-icip lezatnya kuliner wilayah nusantara, sampai oleh-oleh dan kerajinan tangan yang khas. Malah seringnya setiap pulang tugas lapangan, Anda pasti selalu membawa oleh-oleh khas dari wilayah yang dikunjungi.

4. Selalu update informasi
Sebagai profesi yang dipercaya klien untuk membantu menyelesaikan problem mereka, profesi Penilai dituntut harus terus mengupdate pengetahuannya. Hasilnya seorang Penilai adalah orang yang tahu banyak hal, diajak bicara apa saja bisa nyambung. Jadi Anda yang berprofesi penilai, terus dan terus timba informasi apa saja, apalagi sekarang ini kian mudah mendapatkan berbagai informasi melalui gadget.

5. Jago berhitung tapi tak selalu lulusan teknik
Bersinggungan dengan angka setiap harinya pasti membuat Anda yang menjalani profesi ini terbiasa dengan matematika dan berhitung. Tapi jangan berpikir yang menjalani profesi ini cuma dari lulusan teknik yang terbiasa dengan angka, bahkan banyak penilai yang berasal dari lulusan hukum dan pertanian.

Fakta yang menarik adalah tidak ada batasan dasar pendidikan / jurusan kuliah spesifik untuk bisa mendalami profesi ini.

6. Terlatih bermain logika
Ibarat sebuah hidangan yang lezat pasti punya bumbu yang membuatnya spesial, begitu juga dengan profesi Penilai, Logika berpikir adalah bumbu utama yang mengolah data-data lapangan menjadi sebuah mahakarya yang siap dipresentasikan ke klien.

Logika ini yang menggerakan profesi Penilai menjadi hal yang berdaya guna, karena tiap aset memiliki karakteristik yang unik, maka diperlukan Logika berpikir untuk mencernanya.

7. Gak Butuh waktu lama untuk jadi bos
Yang terakhir ini adalah fakta menarik yang pasti akan disukai para penilai, bahwa tidak butuh waktu lama untuk mencapai posisi puncak dalam profesi Penilai. Setidaknya 3-5 tahun jika Anda serius menjalaninya.

Tidak ada batasan basic pendidikan (jurusan kuliah), tidak butuh waktu lama untuk mencapai posisi pimpinan, kesempatan keliling indonesia dan melihat hal baru, banyak kenalan dan teman dimana-mana. Siapa sih yang bisa menolak keuntungannya menjalani profesi ini?

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: